IZIN PENYIMPANAN SEMENTARA LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3)

IZIN PENYIMPANAN SEMENTARA LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3)

Sumber: BPTSP Kabupaten Muaro Jambi

(Keputusan Bupati Muaro Jambi Nomor 562 / Kep.Bup /BPTSP/ 2013 Tanggal 31 Desember 2013 Tentang Prosedur Tetap/Standard Operating Procedure (SOP) Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu)

Jenis Izin

Izin Penyimpanan Sementara Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)

Masa Berlaku Izin

5 (lima) tahun dan dapat diperpanjang

Pemberi Pertimbangan

Tim Teknis

Dasar Hukum

  • Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sumber Daya Air.
  • Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 18 tahun 2009 tentang tata cara perizinan Pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan beracun.
  • Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 01 Tahun 2010 tentang tata laksana pengendalian Pencemaran air.

Maksud dan Tujuan

Tujuan dari pemberian Izin Penyimpanan Sementara Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) adalah :

  1. Pengaturan Penyimpanan Sementara Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dimaksudkan sebagai salah satu upaya untuk melakukan pengendalian terhadap suatu usaha dan/ atau kegiatan yang melakukan pembuangan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).
  2. Pengaturan Penyimpanan Sementara Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) bertujuan agar pencemaran dan/atau perusakan lingkungan akibat pembuangan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun diminimalisasi sehingga pembuangannya tidak berdampak terhadap lingkungan.

Klasifikasi/Sasaran

  1. Perseorangan atau Badan Usaha yang melakukan Penyimpanan Sementara Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
  2. Setiap kegiatan yang melakukan Penyimpanan Sementara Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)

Prosedur

  1. Pemohon mengajukan permohonan ke Front office dan jika lengkap diberi tanda terima.
  2. Dari front office diteruskan ke Bidang Pelayanan untuk diagendakan.
  3. Dari Bidang Pelayanan diteruskan kepada Bidang Pengelolaan untuk di tinjau kelapangan bersama tim teknis.
  4. Apabila berdasarkan Peninjauan Lapangan menunjukan bahwa Penyimpanan Sementara Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) layak maka izin dapat diterbitkan.
  5. draf izin diteliti dan diparaf oleh kabid pengelolaan.
  6. sebelum ditandatangani kepala Badan draf Izin diperiksakembali oleh Kabag Tata Usaha.
  7. Setelah diparaf Kabag Tata Usaha diteruskan ke Kepala Badan untuk ditandatangani.
  8. Setelah izin ditandatangani kemudian diagendakan/ dinomori oleh Bidang Pengelolaan dan diserahkan ke loket pembayaran dan loket penyerahan izin.
  9. Pemohon mengambil izin dengan menyerahkan Bukti Setor (SKRD) dan selanjutnya Surat Izin diterima oleh Pemohon.

Persyaratan

  1. Surat Permohonan ditujukan Ke Kepala Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Muaro Jambi;
  2. Foto Copy Akta Pendirian Perusahaan;
  3. Dokumen Lingkungan (AMDAL , UKL- UPL )
  4. Surat Izin Usaha;
  5. Izin Mendirikan Bangunan (IMB) ;
  6. Izin Gangguan (HO)
  7. Keterangan tentang lokasi (nama tempat / letak ,luas,titik koordinat);
  8. Jenis-jenis limbah yang akan dikelola;
  9. Desain konstruksi tempat penyimpanan atau pengumpulan;
  10. Flowsheet lengkap proses pengolahan limbah B3;
  11. Uraian jenis dan spesifikasi teknis pengolahan dan peralatan yang digunakan; dan
  12. Perlengkapan system tanggap darurat.
  13. Untuk Perpanjangan Pemohon wajib melampirkan Surat asli Izin Penyimpanan Sementara Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3);
  14. Permohonan perpanjangan Izin diajukan kepada Kepala Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Muaro Jambi 2 (dua) bulan sebelum masa berlaku izin berakhir.

Standar Biaya

Biaya dibebankan kepada Pemohon

Waktu

10 Hari Kerja