Visi dan Misi

Visi Pembangunan Kabupaten Muaro Jambi
Dalam mencapai keberhasilan pembangunan, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi telah menetapkan suatu wujud yang ingin dicapai dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara utuh yang dicerminkan melalui visi pembangunan kabupaten yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten Muaro Jambi 2006-2011 dan saat ini Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi sebagaimana hasil Pemilihan Kepala Daerah periode 2011-2016 pada tanggal 9 April 2011 dan telah ditetapkan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih periode 2011-2016.

Dari Visi dan Misi yang disampaikan pada saat Pemilukada tersebut selanjutnya akan dijabarkan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Muaro Jambi 2011-2016 yang telah disusun. Visi tersebut, pada dasarnya merupakan tujuan dan sasaran yang ingin dicapai secara bertahap dan berkesinambungan melalui pelaksanaan pembangunan. Ungkapan visi sebagaimana yang diinginkan, pada hakekatnya ditujukan tidak hanya untuk mengatasi berbagai permasalahan yang belum terselesaikan, namun juga diarahkan secara elastis untuk menghadapi perubahan yang muncul dimasa mendatang. Karena itu, berdasarkan potensi daerah akan terus dikembangkan dan dikelola agar menjadi titik tumbuh pengembangan ekonomi baru yang mampu menjadi daya tarik investasi dan agent of development dalam mendukung pembangunan Provinsi Jambi secara menyeluruh.

Sebagai gambaran nyata terhadap permasalahan dan issu baik bersifat lokal, regional dan nasional harus mampu diakomodasikandan diselesaikan sehingga mampu menciptakan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Muaro Jambi. Oleh karenanya, permasalahan-permasalahan seperti: kemiskinan, penataan ruang dan lingkungan hidup, pemerataan pembangunan, pemerataan kesempatan kerja, penyakit-penyakit masyarakat, rendahnya kualitas infrastruktur, rendahnya tingkat aksesbilitas penduduk, kurangnya kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan dan kurangnya kualitas aparatur pemerintah hingga tingkat desa/kelurahan akan menjadi sasaran kebijakan pemerintah untuk terus secara berkesinambungan dibenahi sehingga diharapkan akan memenuhi tuntutan dan harapan masyarakat di Kabupaten Muaro Jambi ke depan. Selanjutnya, berbagai potensi sumberdaya alam masih belum secara maksimal diberdayakan. Untuk itu, pemerintah juga akan berupaya untuk mendayagunakan potensi tersebut, terutama pada potensi yang mampu memberikan nilai tambah yang mampu mengakselerasi pembangunan dan perekonomian daerah.

Dengan mempertimbangkan permasalahan dan isu serta didukung oleh pendayagunaan potensi sumberdaya di Kabupaten Muaro Jambi ini, maka ditetapkanlah visi pembangunan Kabupaten Muaro Jambi yang telah dipertegas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah(RPJMD) Tahun2011  2016.

Berkaitan dengan dasar aturan yang menjadi acuan dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan serta Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran yang telah disampaikan oleh Bupati dan Wakil Bupati pada saat kampanye, maka Visi Pembangunan yang ditetapkan untuk tahun 2011 -  2016, yaitu :

MEWUJUDKAN MASYARAKAT MUARO JAMBI YANG CERDAS, KUAD, MAJU BERSAMA

CERDAS

  • Sumber daya manusia yang berkualitas (hard skill dan soft skill), berkompetensi, Terampil dan mmenguasai ICT.
  • Sumber daya manusia yang produktif, sehat, mandiri, Dinamis, Fleksibel, Creatif dan inovatif.
  • Sumber daya manusia yang sejahtera, jujur, beretika dana mempunyai integritas.

Mengartikan bahwa dalam era globalisasi dan persaingan saat ini keunggulan suatu ditentukan oleh daya saing daerah, sedangkan daya saing sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia. Dengan sumber daya manusia yang berkualitas yang digambarkan oleh penguasaan hard skill dan soft skill, kompetensi dan penguasaan ICT, produktif, creatif, inovatif, jujur dan mempunyai integritas maka akan dapat memenangkan persaingan, sehingga dapat meningkatkan nilai tambah (value added) dan rantai nilai (value chain) dari produk daerah dan sumber daya alam dan pada gilirannya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

KUAD (Kerukunan, Amanah, dan Demokratis)

  • Kerukunan: Terwujudnya kehidupan yang harmonis yang tercermin dari kehidupan beragama, sosialidan politik masyarakat.
  • Amanah: Tercermin dari pelaksanaan pemerintahan yang baik (good governance) disemua tingkatan.
  • Demokratis: Merupakan jaminan kesamaan hak dan kewajiban dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah yang menjunjung tinggi supremasi hukum dan HAM.

Mengandung makna keadaan yang menggambarkan perwujudan kerukunan masyarakat dengan rasa aman dan tentram, memiliki rasa percaya yang tinggi terhadap amanah pembangunan kepada pemerintah sehingga dapat menikmati kehidupan yang lebih berkualitas dengan nuasa yang demokratis dilandasi supremasi hukum dan HAM.

MAJU BERSAMA

  • Peningkatan Pertumbuhan ekonomi masyarakat.
  • Terciptanya pemerataan pembangunan dan pendapatan.
  • Berkembangnya kehidupan sosial budaya yang konstruktif.
  • Tersedianya infrastruktur wilayah yang memadai.
  • Meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

Mengandung makna suatu kondisi yang bergerak dinamis kearah yang lebih baik yang tergambar dari laju pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan merata, diiringi peningkatan pendapatan pendapatan per kapita di semua lapisan, dengan laju inflasi yang terkendali sehingga daya beli masyarakat tetap tinggi yang mendorong permintaan barang dan jasa dan pada gilirannya produksi meningkat dan memberikan multiplier pada penciptaan kesempatan kerja, sehingga berdampak pada berkurangnya angka pengangguran dan kemiskinan. Pengurangan pembangunan dan kemiskinan yang mengedepankan kearifan local akan mendorong terjaganya kelestarian alam dan lingkungan hidup. Maju bersama juga mengandung makna perwujudan pembangunan yang adil dan merata, tanpa diskriminasi, baik antar golongan maupun wilayah, sehingga hasil pembangunan dapat dinikmati masyarakat.

 

MISI PEMBANGUNAN
Dalam rangka mewujudkan visi tersebut, ditetapkan 5 (lima) Misi Pembangunan Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2011 - 2016, sebagai berikut:

  • Meningkatkan akses dan kualitas pendidikan dan kesehatan

Yaitu pembangunan yang menekankan pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) ini ditandai dengan membaiknya taraf pendidikan dan derajat kesehatan penduduk, yang didukung oleh meningkatnya ketersediaan dan kualitas pelayanan sosial dasar bagi masyarakat agar lebih produktif serta berdaya saing untuk mencapai kehidupan yang lebih makmur dan sejahtera;

  • Meningkatkan kehidupan masyarakat yang harmonis, rukun, aman dan demokratis

Yaitu Pembangunan yang mengedapankan keselarasan kehidupan social politik masyarakat yang berkeadilan dengan menjamin kepastian hukum, kesamaan hak dan kewajiban dalam berbagai bidang serta penerapan demokrasi disemua tingkatan pemerintahan.

  • Meningkatkan tata kelola Pemerintahan Daerah yang baik, efektif, efisien, proporsional, akuntabel dan transparan

Yaitu Pembangunan menerapkan prinsip-prinsip tata kepemerintahan yang baik (good governance) secara konsisten dan berkelanjutan disemua tingkatan yang tercermin dari berkurangnya tingkat korupsi, Peningkatan kinerja birokrasi, peningkatan keberhasilan pembangunan di berbagai bidang, dan terbentuknya birokrasi pemerintahan proporsional, efektif, transparan serta professional dan produktif.

  • Meningkatkan ekonomi kerakyatan yang berbasis pada sumber daya daerah, investasi, pariwisata dan daya saing daerah yang berwawasan lingkungan.

Yaitu Membangun ekonomi daerah yang berbasiskan ekonomi kerakyatan dengan seluruh kekuatan sumber daya daerah, menciptakan iklim investasi yang kondusif, serta penyediaan sarana dan prasarana untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dari semua sektor dan meningkatkan daya saing daerah dengan tetap menjaga keseimbangan SDA dan kelestarian lingkungan hidup.

  • Meningkatkan dan mengembangkan infrastruktur wilayah dan utilitas lainnya sesuai dengan tata ruang yang memiliki daya dukung lingkungan

Yaitu meningkatkan kuantitas, kualitas dan aksesibilitas pelayanan umum dan utilitas lainnya yang memiliki daya dukung dan daya gerak terhadap pertumbuhan ekonomi dan sosial serta berkeadilan dan mengutamakan kepentingan masyarakat umum untuk menunjang produksi, produktivitas, efisiensi dan mobilitas publik.