Demografi

1. Gambaran Umum Demografis

Salah satu agenda penting dalam pembangunan pemerintahan adalah  menciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Aspek-aspek penting yang berkaitan dengan upaya mewujudkan tata pemerintahan yang baik adalah keterbukaan, akuntabilitas, efektifitas, efisiensi, penegakan supremasi hukum dan peningkatan peluang partisipasi masyarakat yang dapat menjamin kelancaran, keserasian dan keterpaduan tugas dan fungsi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Untuk mencapai tujuan-tujuan ini, berbagai langkah kebijakan terarah pada perubahan kelembagaan dan sistim pengawasan serta pemeriksaan yang efektif sangat diperlukan. Keberhasilan atau kegagalan proses pembangunan di daerah di tentukan oleh berbagai faktor, antara lain kondisi aparatur pemerintahan. Selama ini aparatur pemerintah dalam pelaksanaan tugasnya di bidang pemerintahan umum dan pembangunan belum secara optimal memperlihatkan citra dan kinerja yang diharapkan berdasarkan prinsip-prinsip penyelenggaraan negara dan pemerintahan yang baik, bersih dan bertanggung jawab.

 Birokrasi merupakan tulang punggung dalam menjalankan roda pemerintahan, pembangunan dan program kemasyarakatan serta kekuasaan. Tugas pokok birokrasi memberi pelayanan yang optimal kepada masyarakat dan melaksanakan segala sesuatu yang meningkatkan pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan dengan mencapai sasaran yang ditetapkan. Untuk kepentingan tersebut, perwujudan tata pemerintahan yang baik (Good Governance) dan pemerintahan yang bersih Clean Government) menjadi sebuah harapan. Banyak permasalahan yang membelit birokrasi kita dalam melaksanakan Good Governance dan Clean Government. Masalah-masalah tersebut antara lain mencakup sistem rekruitmen, jenjang karir, promosi dan mutasi, kejelasan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi), kualitas sumber daya manusia, rendahnya kinerja, orientasi nilai-nilai perilaku dan budaya yang tidak menghargai prestasi, kurangnya disiplin, kesejahteraan, dan lambatnya birokrasi. Semua masalah tersebut membuat birokrasi sulit melaksanakan tugas-tugas yang diembannya, sehingga reformasi birokrasi merupakan suatu keharusan, terutama untuk mengembalikan tugas dan fungsi birokrasi sebagai organisasi yang profesional, netral, legal dan modern. Birokrasi seperti itu, diharapkan mampu memberi pelayanan yang prima bagi masyarakat sekaligus menjadi motor penggerak kemajuan pembangunan di segala bidang. Tujuan pendayagunaan aparatur pemerintahan daerah dalam lima tahun mendatang di prioritaskan untuk mendukung pemulihan kepercayaan masyarakat terhadap citra dan peran aparatur pemerintah daerah dalam melaksanakan tugas pemerintahan dan pembangunan, meningkatkan kinerja pemerintah daerah, mengurangi seminimal mungkin praktek-praktek KKN dilingkungan aparatur pemerintah daerah, meningkatkan kualitas pelayanan umum kepada masyarakat, serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara bukan kepentingan pribadi atau golongan.

Sebagai gambaran umum terhadap kependudukan di Kabupaten Muaro Jambi, Jumlah penduduk di Kabupaten Muaro Jambi sebanyak 355.502  jiwa.

Tabel 1.2.

Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin/Kecamatan

di Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2013

No.

 

Kecamatan

 

2012

2013

L

P

Jumlah

L

P

Jumlah

1

Mestong

19.794    

17.659     

37.453

19.806

17.745

37.551

2

Sungai Bahar

13.617

11.967    

25.584

13.633

11.960

25.593

3

Sungai Bahar Utara

7.461        

6.812        

14.273

7.479

6.804

14.283

4

Sungai Bahar Selatan

8.301        

7.197        

15.498

8.317

7.229

15.546

5

Kumpeh Ulu

25.727     

23.513     

49.240

25.741

23.596

49.337

6

Sungai Gelam

30.991   

27.033     

58.024

30.976

27.027

58.003

7

Kumpeh

11.811    

11.237     

23.048

11.826

11.235

23.061

8

Maro Sebo

9.840       

9.128        

18.968

9.868

9.125

18.993

9

Taman Rajo

7.002        

6.395        

13.397

7.017

6.390

13.407

10

Jambi Luar Kota

29.476   

27.182    

56.658

29.493

27.175

56.668

11

Sekernan

22.243

20.621

42.864

22.447

20.613

43.060

Jumlah Total

186.263

168.744

355.007

186.603

168.899

355.502

                 Sumber : Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kab. Muaro Jambi Tahun 2013

 

Dari tabel diatas dapat dijelaskan bahwa, jumlah penduduk laki-laki pada tahun 2012 dan 2013 masih lebih besar daripada jumlah penduduk perempuan, dimana pada tahun 2012 jumlah Laki-laki sebanyak 186.263 jiwa (52,47%) dan jumlah perempuan sebanyak 168.744 jiwa (47,53%). Dan pada tahun 2013 Jumlah penduduk laki-laki sebanyak 186.603 jiwa (52,47%) dan Perempuan 168.899 jiwa (47,51). Pertambahan penduduk ini cukup signifikan dengan selisih atau dengan pertambahan penduduk sebesar 495 jiwa di Tahun 2013.

Tabel 1.3.

Penyebaran Penduduk dan Tingkat Kepadatan Penduduk Menurut

Kecamatan di Kabupaten Muaro JambiTahun 2013

No.

Kecamatan

2012

2013

Luas Wilayah (Km2)

Jumlah Penduduk

% Penyebaran penduduk

Tingkat Kepadatan /Km2

Jumlah Penduduk

% Penyebaran penduduk

Tingkat Kepadatan /Km2

1

Mestong

37.453

7,89

78,90

37.551

7,91

79,10

474,70

2

Sungai Bahar

25.584

15,94

159,40

25.593

15,95

159,46

160,50

3

Bahar Utara

14.273

8,53

85,33

14.283

8,54

85,39

167,26

4

Bahar Selatan

15.498

7,92

79,20

15.546

7,94

79,44

195,69

5

Kumpeh Ulu

49.240

12,74

127,35

49.337

12,76

127,60

386,65

6

Sungai Gelam

58.024

8,87

88,67

58.003

8,86

88,63

654,41

7

Kumpeh

23.048

1,39

13,89

23.061

1,39

13,90

1.658,93

8

Maro Sebo

18.968

7,25

72,54

18.993

7,26

72,64

261,47

9

Taman Rajo

13.397

3,80

37,99

13.407

3,80

38,02

352,67

10

Jambi Luar Kota

56.658

20,23

202,26

56.668

20,23

202,30

280,12

11

Sekernan

42.864

6,38

63,82

43.060

6,41

64,12

671,60

 

Jumlah Total

355.007

100,94

1076,80

355.502

101,06

1078,14

5.246,00

Sumber : Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kab. Muaro Jambi Tahun 2013

 

Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa tingkat penyebaran penduduk yang cukup besar pada tahun 2013 terdapat di Kecamatan Jambi Luar Kota 20,23%, Kemudian untuk Tingkat Kepadatan Penduduk, Kecamatan Jambi Luar Kota merupakan Kecamatan yang paling tinggi Kepadatan penduduknya, dimana pada Tahun 2013 Tingkat Kepadatan Penduduk Kecamatan Jambi Luar Kota sebesar 202,30 Jiwa/Km2.

Tabel. 1.4.

Jumlah Penduduk menurut Kecamatan dan Jumlah Rumah Tangga

Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2013

No.

Kecamatan

2012

2013

Jumlah

Penduduk

Jumlah

Rumah Tangga

Jumlah Penduduk

Jumlah Rumah Tangga **

1

Mestong

37.453

10.468

37.551

11.697

2

Sungai Bahar

25.584

6.506

25.593

7.845

3

Bahar Utara

14.273

5.193

14.283

3.511

4

Bahar Selatan

15.498

4.535

15.546

4.265

5

Kumpeh Ulu

49.240

11.836

49.337

15.392

6

Sungai Gelam

58.024

13.668

58.003

21.220

7

Kumpeh

23.048

6.468

23.061

6.164

8

Maro Sebo

18.968

5.245

18.993

5.593

9

Taman Rajo

13.397

3.693

13.407

3.350

10

Jambi Luar Kota

56.658

14.786

56.668

17.669

11

Sekernan

42.864

11.159

43.060

13.176

Jumlah Total

355.007

93.557

355.502

109.882

Sumber : Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kab. Muaro Jambi Tahun 2013