Kecamatan Maro Sebo

GEOGRAFIS
Wilayah Kecamatan Maro Sebo dibelah oleh Sungai Batang Hari mempunyai luas wilayah…km2 dan jumlah penduduk…jiwa, sebagian besar bermata pencarian petani dan nelayan. Daerah ini mempunyai nilai strategis karena terdapat Jembatan Batang Hari II yang menjadi sarana transportasi menuju Pantai Timur Propinsi Jambi, sebagai Pusat Perdagangan Regional dan Internasional sehingga memberi efek positif terhadap perkembangan ekonomi masyarakat setempat.

Batas-batas wilayah Kecamatan Maro Sebo terdiri dari:
- Sebelah Utara    berbatasan dengan Kec. Sekernan
- Sebelah Selatan berbatasan dengan Kec. Sekernan
- Sebelah Barat    berbatasan dengan Kec. Kumpeh Ilir
- Sebelah Timur   berbatasan dengan Kec. Kumpeh Ulu.

Pusat Pemerintahan berada di Kelurahan Jambi Kecil berjarak ± 10 km dari Pusat Pemerintahan, terdiri dari 11 desa :

  1. Jambi Tulo
  2. Baru  
  3. Danau Lamo
  4. Muaro Jambi
  5. Danau Kedap
  6. Mudung Darat
  7. Niaso
  8. Tanjung katung
  9. Lubuk Raman
  10. Setiris
  11. Bakung

POTENSI
Kecamatan Maro Sebo memiliki potensi sumber daya alam yang cukup besar dimana banyak perusahaan perkebunan beroperasi didaerah ini khususnya perkebunan kelapa sawit dengan industri pengolahannya (CPO). Disamping sektor perkebunan wilayah ini juga termasuk Zona Industri karena banyak terdapat perusahaan industri besar, menengah dan kecil beroperasi terutama daerah Talang Duku dan Kemingking.

Ciri utama kecamatan Maro Sebo adalah terdapatnya ikon wisata Propinsi Jambi, yaitu Candi Muaro Jambi, suatu komplek percandian Budha peninggalan kerajaan melayu kuno yang konon terluas didunia mencapai 12 Km2 yang diduga menjadi pusat peribadatan dan kebudayaan umat Budha Asia Tenggara.

LAYANAN UMUM
Layanan umum yang dilaksanakan pemerintah kecamatan Maro Sebo meliputi :
- Kartu Tanda Penduduk (KTP)
- Kartu Keluarga (KK)
- Layanan Pertanahan
- Rekomendasi Perizinan

Disamping layanan tersebut camat hanya menjalankan fungsi koordinasi dan sinkronisasi program kerja skala kecamatan guna menjamin segala sesuatunya berjalan sesuai rencana, oleh karena itu, layanan dilaksanakan secara terukur baik syarat waktu dan biaya dalam rangka memberikan layanan prima kepada masyarakat dengan meminimalisasi kelurahan baik yang bersifat administrasi maupun prilaku aparat dengan menempatan kepuasan masyarakat sebagai tujuan layanan.