Kecamatan Kumpeh Ulu

GEOGRAFIS
Secara geografis wilayah Kecamatan Kumpeh Ulu berbatasan langsung dengan Kota Jambi berkembang cukup pesat akibat meningkatnya aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat kota sehingga turut mempengaruhi kehidupan sosial masyarakat. Luas wilayah kecamatan Kumpeh Ulu adalah 820 km2 dengan penduduk 43.000 jiwa, dengan batas wilayah sebelah Utara Pusat Pemerintahan berlokasi di desa Pudak berjarak lebih kurang + 30 km dari Pusat Pemerintahan. Secara ekonomi kecamatan Kumpeh Ulu mempunyai nilai strategis karena merupakan supplier komoditi sayuran untuk Kota Jambi, terdiri dari:

  1. Muaro Kumpeh
  2. Pudak
  3. Kota Karang
  4. Lopak Alai
  5. Sakean
  6. Sungai Terap
  7. Sumber Jaya
  8. Arang Arang
  9. Sipin Teluk Duren
  10. Teluk Raya
  11. Pemunduran
  12. Kasang Pudak
  13. Kasang Lopak Alai
  14. Solok
  15. Ramin
  16. Kasang Pumpeh
  17. Tarikan


POTENSI
Kecamatan Kumpeh Ulu dikenal sebagian sebagai daerah penghasil sayur dan buah-buahan utama karena sebagian besar penduduk bermata pencarian petani, khusunya tanaman palawija dan holtikultura, hal ini didukung kondisi lahan yang sebagian terdiri dari dataran rendah / lahan basah sehingga sangat cocok untuk budidaya tanaman sayuran dan buah-buahan.

Salah satu komoditi buah-buahan yang sangat terkenal di daerah ini adalah buah duku yang merupakan maskot flora Kabupaten Muaro Jambi mempunyai ciri khas yang terkenal ke seluruh Indonesia menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat karena mempunyai harga yang cukup baik di pasar, sentra tanaman duku hampir merata di seluruh wilayah kumpeh terutama yang berada di sepanjang Daerah Aliran Sungai Batang Hari dimana habitat duku berkembang.

LAYANAN UMUM
Layanan umum yang dilaksanakan pemerintah kecamatan Kumpeh Ulu meliputi:
- Kartu Tanda Penduduk (KTP)
- Kartu Keluarga (KK)
- Layanan Pertanahan
- Rekomendasi Perizinan

Disamping layanan tersebut camat hanya menjalankan fungsi koordinasi dan sinkronisasi program kerja skala kecamatan guna menjamin segala sesuatunya berjalan sesuai rencana, oleh karena itu, Layanan dilaksanakan secara terukur baik syarat waktu dan biaya dalam rangka memberikan layanan prima kepada masyarakat dengan meminimalisasi kelurahan baik yang bersifat administrasi maupun prilaku aparat dengan menempatan kepuasan masyarakat sebagai tujuan layanan.